Mungkin orang tua sedang senang- senangnya melewati hari- hari baru bersama buah hati, apalagi buah hati pertama. Inilah yang aku rasakan sesungguhnya. Saat bulan pertama putriku lahir ini adalah saat yang paling membahagiakan meskipun aku sempat baby blues. Kalian mau tahu kenapa??
Aku melahirkan di kampung, daerah Jawa Tengah. Katanya, ga boleh tidur siang, ga boleh makan pedes- pedes sampai 100hari, ga boleh makan yang panas- panas, ga boleh ditekuk kakinya, ga boleh ini itu sampai puyeng dengernya.. Makannya aja sayur bening sama rebusan- rebusan tempe tahu. Pokoknya sampai bosen banget, palagi aku operasi caesar.,.hfftttt... Aku sempet juga ngoceh" orang abis lairan tuh butuh istirahat cukup, capek dari hamil sampai lahiran. kenapa ga boleh ini itu.." akhirnya sempet baby blues deh.. apalagi kalau nangis, pengen istirahat harus ditetein,,hhfttt..
Tapi semua itu hilang saat aku harus membawa putriku ke Rumah Sakit karena sudah 40 hari lebih pusarnya tak kunjung kering. Di dalam pusarnya pun seperti ada bisul. Aku tanyakan ini ke bulikku, katanya perlu dioperasi. Aku masih santai, karena aku pikir ah, operasi kecil kali..paling buang bisulnya tok.. akhirnya saat tu hari Rabu, 31 Juli 2013 saat 1minggu lagi Lebaran, aku bawa anakku ke Rumah Sakit untuk konsultasi lebih lanjut dengan dokter bedah tempat bulikku bekerja.
Cek dicek, ternyata anakku punya kelainan, namanya Repair Urachus. Kalian tahu, itu apa? kalau ada yang ga tahu, aku kasih tahu ya...Ini adalah salah satu kelainan bawaan bagi seorang bayi yang baru lahir. Kata dokter, kelainan ini terjadi dengan perbandingan 1:1000. Jadi memang ini sangat langka. Seharusnya saat bayi lahir urakus(saluran kandung kemih-kayaknya ,aku kurang paham^_^) sudah menutup secara sempurna. Namun sayangnya urakus milik putriku belum menutup sebelum lahir. Ini terjadi karena bawaan dari kehamilanku. Entah apa penyebabnya aku kurang tahu. Tapi yang pasti, ciri- ciri kelainan ini:
a. pusar yang telah puput(lepas dengan sendirinya setelah lahir) selalu dalam keadaan basah
b. cairan yang keluar seperti nanah tetapi encer, baunya hampir seperti air pipis
c. di dalam pusar seperti ada bisul berwarna putih besarnya seperti kacang hijau.
itu ciri- ciri yang putriku alami. Sebenarnya aku tahu ada tanda- tanda itu sejak puput. Keanehan aku temui ketika aku melihat baru pertama kalinya pusar puput.. Pertanyaanku saat itu, "ko kayak gini, ya??ada putih-putih kayak bisul"..tapi aku pikir emang kayak gitu bentuknya kalo puput kali. Tapi aku hanya membatin saja..
Ternyata hari ke hari setiap aku mandiin selalu basah mengeluarkan cairan seperti nanah. Katanya bisa sambil dijemur, dikasih betadin tapi tetep aja ga berubah sampai akhirnya aku periksakan ke dokter dan kuputuskan untuk langsung operasi.
Sedih banget rasanya anakku yang masih bayi harus dioperasi, aku ga boleh lihat, dia harus puasa selama 4 jam, nangis-nangis pengen mimi tapi ga boleh, suamiku belum pulang, aku ga bisa ngapa- ngapain...hhffft...aku cumaa bisa nangis, seddiiihhhh...bannngggeeetttt... pasca operasi mau masuk ruangan infus anakku yang kebetulan saat itu dipasang di kaki, ternyata lepas dan mengakibatkan berdarah.. Tambah nangis anakku,...sseeddiiiihhh,...bannnngggetttt..butuh sekitar 2-3 jam untuk kembali memasang infusnya dan diputuskan untuk dipindah ke tangan... bayangin aja, anakku masih bayi, harus menahan lapar, rasa sakit karena operasi ditambah pengulangan infus. Nangis yang cuma bisa ia lakukan. Nangis seperti itu masih belum boleh dimimiin, harus nunggu suara tangisnya kembali seperti semula, dengan suara keras untuk menghilangkan efek biusnya...
Sedih rasanya jika ku mengingat masa- masa itu, masa- masa tersulit untuk aku, suamiku dan anak pertamaku... Aku hanya bisa berdo'a semoga kelak ia menjadi anak yang sehat, cerdas dan lincah serta berakhlaqul karimah. aamiinn..
sampai sini dulu cerita tentang ujian pertama putriku... semoga bermanfaat, ya, teman..aku berdo'a semoga kalian tidak mengalami hal yang sama denganku. aamiin...
sekarang nampang dulu saat putriku di rumah sakit...
see u again....^_^
Aku melahirkan di kampung, daerah Jawa Tengah. Katanya, ga boleh tidur siang, ga boleh makan pedes- pedes sampai 100hari, ga boleh makan yang panas- panas, ga boleh ditekuk kakinya, ga boleh ini itu sampai puyeng dengernya.. Makannya aja sayur bening sama rebusan- rebusan tempe tahu. Pokoknya sampai bosen banget, palagi aku operasi caesar.,.hfftttt... Aku sempet juga ngoceh" orang abis lairan tuh butuh istirahat cukup, capek dari hamil sampai lahiran. kenapa ga boleh ini itu.." akhirnya sempet baby blues deh.. apalagi kalau nangis, pengen istirahat harus ditetein,,hhfttt..
Tapi semua itu hilang saat aku harus membawa putriku ke Rumah Sakit karena sudah 40 hari lebih pusarnya tak kunjung kering. Di dalam pusarnya pun seperti ada bisul. Aku tanyakan ini ke bulikku, katanya perlu dioperasi. Aku masih santai, karena aku pikir ah, operasi kecil kali..paling buang bisulnya tok.. akhirnya saat tu hari Rabu, 31 Juli 2013 saat 1minggu lagi Lebaran, aku bawa anakku ke Rumah Sakit untuk konsultasi lebih lanjut dengan dokter bedah tempat bulikku bekerja.
Cek dicek, ternyata anakku punya kelainan, namanya Repair Urachus. Kalian tahu, itu apa? kalau ada yang ga tahu, aku kasih tahu ya...Ini adalah salah satu kelainan bawaan bagi seorang bayi yang baru lahir. Kata dokter, kelainan ini terjadi dengan perbandingan 1:1000. Jadi memang ini sangat langka. Seharusnya saat bayi lahir urakus(saluran kandung kemih-kayaknya ,aku kurang paham^_^) sudah menutup secara sempurna. Namun sayangnya urakus milik putriku belum menutup sebelum lahir. Ini terjadi karena bawaan dari kehamilanku. Entah apa penyebabnya aku kurang tahu. Tapi yang pasti, ciri- ciri kelainan ini:
a. pusar yang telah puput(lepas dengan sendirinya setelah lahir) selalu dalam keadaan basah
b. cairan yang keluar seperti nanah tetapi encer, baunya hampir seperti air pipis
c. di dalam pusar seperti ada bisul berwarna putih besarnya seperti kacang hijau.
itu ciri- ciri yang putriku alami. Sebenarnya aku tahu ada tanda- tanda itu sejak puput. Keanehan aku temui ketika aku melihat baru pertama kalinya pusar puput.. Pertanyaanku saat itu, "ko kayak gini, ya??ada putih-putih kayak bisul"..tapi aku pikir emang kayak gitu bentuknya kalo puput kali. Tapi aku hanya membatin saja..
Ternyata hari ke hari setiap aku mandiin selalu basah mengeluarkan cairan seperti nanah. Katanya bisa sambil dijemur, dikasih betadin tapi tetep aja ga berubah sampai akhirnya aku periksakan ke dokter dan kuputuskan untuk langsung operasi.
Sedih banget rasanya anakku yang masih bayi harus dioperasi, aku ga boleh lihat, dia harus puasa selama 4 jam, nangis-nangis pengen mimi tapi ga boleh, suamiku belum pulang, aku ga bisa ngapa- ngapain...hhffft...aku cumaa bisa nangis, seddiiihhhh...bannngggeeetttt... pasca operasi mau masuk ruangan infus anakku yang kebetulan saat itu dipasang di kaki, ternyata lepas dan mengakibatkan berdarah.. Tambah nangis anakku,...sseeddiiiihhh,...bannnngggetttt..butuh sekitar 2-3 jam untuk kembali memasang infusnya dan diputuskan untuk dipindah ke tangan... bayangin aja, anakku masih bayi, harus menahan lapar, rasa sakit karena operasi ditambah pengulangan infus. Nangis yang cuma bisa ia lakukan. Nangis seperti itu masih belum boleh dimimiin, harus nunggu suara tangisnya kembali seperti semula, dengan suara keras untuk menghilangkan efek biusnya...
Sedih rasanya jika ku mengingat masa- masa itu, masa- masa tersulit untuk aku, suamiku dan anak pertamaku... Aku hanya bisa berdo'a semoga kelak ia menjadi anak yang sehat, cerdas dan lincah serta berakhlaqul karimah. aamiinn..
sampai sini dulu cerita tentang ujian pertama putriku... semoga bermanfaat, ya, teman..aku berdo'a semoga kalian tidak mengalami hal yang sama denganku. aamiin...
sekarang nampang dulu saat putriku di rumah sakit...
see u again....^_^
